Pemimpi Menjadi Pemimpin - Swara Ekklesia

Breaking News


Cari Blog Ini

Minggu, 21 Juni 2026

Pemimpi Menjadi Pemimpin


Yusuf di Mesir Sebagai Penguasa (Kejadian 41:37-43)

Kejadian 37;5-7, 37:9-10

Dia mimpi yang didapat Yusuf bahwa ia akan menjadi orang yang luar biasa. 


Bagaimana seorang pemimpi menjadi pemimpin ? 

1. Sikap dan karakter Yusuf menunjukkan seorang pemimpin (sesuai standar Tuhan)

Kejadian 39:6  Segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf, dan dengan bantuan Yusuf ia tidak usah lagi mengatur apa-apa pun selain dari makanannya sendiri. Adapun Yusuf itu manis sikapnya dan elok parasnya.


Yusuf ada pada sikap dan karakter yang sesuai dengan standar Tuhan. Saat ini kita harus menghidupi mimpi itu, dengan sikap dan karakter yang sesuai kehendak Tuhan. Hal itu seperti Yusuf yang menghidupi mimpinya dengan sikap dan karakter yang sesuai standar Tuhan.


Saat diperhadapkan dengan godaan istri Potifar, Yusuf menunjukkan sikap dan karakter yang sesuai kehendak Tuhan. Kita boleh memiliki mimpi yang besar, tapi ketika sikap dan karakter kita tidak sesuai standar Tuhan, maka akan sia-sialah mimpi itu.


Saat Yusuf memperkenalkan dirinya kepada saudara-saudaranya, Yusuf menunjukkan sikap dan karakter Kristus. Karena dia tidak membalas dendam akan apa yang sudah dilakukan saudara-saudaranya di waktu yang lalu. Tetapi Yusuf menerima mereka dengan dengan kasih. Makanya dikatakan dalam firman bahwa Yusuf manis sikapnya.


Mimpi yang banyak dan besar dalam hidup kita, tetapi tidak selaras dengan sikap dan karakter kita, maka mimpi itu akan hancur. Mau dari pemimpi menjadi pemimpin, maka jaga sikap dan karakter hidup kita sesuai standar Tuhan.


2. Yusuf memiliki kapasitas pemimpin yang mumpuni

Kejadian 41:46-49, 46 Yusuf berumur tiga puluh tahun ketika ia menghadap Firaun, raja Mesir itu. Maka pergilah Yusuf dari depan Firaun, lalu dikelilinginya seluruh tanah Mesir. 47 Tanah itu mengeluarkan hasil bertumpuk-tumpuk dalam ketujuh tahun kelimpahan itu,  48 maka Yusuf mengumpulkan segala bahan makanan ketujuh tahun kelimpahan yang ada di tanah Mesir, lalu disimpannya di kota-kota; hasil daerah sekitar tiap-tiap kota disimpan di dalam kota itu. 49 Demikianlah Yusuf menimbun gandum seperti pasir di laut, sangat banyak, sehingga orang berhenti menghitungnya, karena memang tidak terhitung.


Selain sikap dan karakter, perbesar kapasitas kita, untuk kita menjadi seorang pemimpin. Kapasitas kita akan menentukan berkat yang akan kita terima.


Kejadian 41:39  Kata Firaun kepada Yusuf: "Oleh karena Allah telah memberitahukan semuanya ini kepadamu, tidaklah ada orang yang demikian berakal budi dan bijaksana seperti engkau.


Yusuf memiliki kapasitas yang luar biasa, dia berakal budi dan bijaksana. Mimpi kita yang besar tetapi ketika kita tidak memiliki kapasitas yang besar, maka akan sulit kita mengelola sesuatu yang besar yang akan Tuhan percayakan. Ketika kapasitas kita mumpuni, maka mimpi kita yang besar akan dapat kita nikmati dan mampu menjaganya. 


Ketika kita setia dalam perkara yang kecil, maka kepada kita Tuhan akan mempercayakan perkara-perkara yang besar. Kapasitas menentukan mimpi kita yang besar akan menjadi bagian kita 


Seperti apa hidup dari pemimpi yang menjadi pemimpin itu ? 

- Selalu berhasil dalam segalanya.

Kejadian 39:2  Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu. 


Dimanapun posisi hidup kita, Tuhan mau kita menjadi berkat disana. Menjadi seorang pemimpin itu harus benar-benar berhasil dalam hidup kita.


Kenapa Yusuf punya sikap, karakter dan kapasitas yang luar biasa ? 

- Yusuf memiliki Roh Allah

Kejadian 41:38  Lalu berkatalah Firaun kepada para pegawainya: "Mungkinkah kita mendapat orang seperti ini, seorang yang penuh dengan Roh Allah?"


Orang yang memiliki Roh Allah akan memiliki sikap dan karakter Kristus. Roh Allah yang akan mampu memperbesar kapasitas dalam hidup kita. Sebagimana Tuhan buat buat berhasil pekerjaan Yusuf,, menyertai Yusuf demikian juga Tuhan akan lakukan atas kita. Tetapi syaratnya kita harus memiliki Roh Allah itu. 

Ps Claudia Kezia Waworuntu (Ibadah Minggu Raya 210626)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih dan Tuhan Yesus Memberkati Saudara !

Post Bottom Ad

test banner