Pdm Claudia Waworuntu, "Kenapa Kita Mengasihi Sesama ?" - Swara Ekklesia

Breaking News


Cari Blog Ini

Minggu, 15 Februari 2026

Pdm Claudia Waworuntu, "Kenapa Kita Mengasihi Sesama ?"


Yohanes 13:34-35, 34 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. 35 Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."


Menunjukkan identitas yang jelas pada murid-murid Yesus, Yesus meminta mereka untuk saling mengasihi. Karakter akan tergambar, ketika identitas kita jelas yaitu warga kerajaan Sorga. Identitas akan tergambar, ketika kita saling mengasihi.


Dalam kehidupan berjemaat, kita memiliki latar belakang yang berbeda-beda, tetapi ketika kita saling mengasihi maka identitas kita jelas, kita bukan hanya satu jemaat atau gereja, tetapi lebih spesifik dan special bahwa kita adalah warga kerajaan Sorga.


Kenapa mengasihi sesama menjadi petunjuk (identitas) bahwa mereka adalah murid Yesus ?

- Yesus berikan standar saling mengasihi

Yohanes 13:34  Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.


Kenapa kita mengasihi sesama ? Karena Yesus telah lebih dahulu mengasihi kita. Buktikan identitas kita dengan cara kita mengasihi sesama. Jadi tidak ada alasan kita tidak mengasihi sesama, karena Yesus sudah meletakkan standar yang tinggi yaitu Yesus lebih dahulu mengasihi kita. 


Ketika kita belajar mengasihi biasanya ada halangan, ada tantangan ataupun gesekan disana. Namun ketika ingat bahwa Yesus telah lebih dahulu mengasihi kita, maka komitmen kita untuk saling mengasihi itu tidak akan digoyahkan. 


Apa yang kita kerjakan untuk saling mengasihi, seperti Yesus telah mengasihi kita ? 

- Jangan mencintai dunia

1 Yohanes 2:15  Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.


Ketika kita mengasihi seperti mencintai dunia, maka standar yang kita pakai akan keluar dari standar mengasihi dari Yesus.


Seperti apa standar mengasihi dengan cara dunia ?

- Keinginan daging dan keinginan mata

1 Yohanes 2:16  Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.


Keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Betapa malang hidup kita, ketika level mengasihi kita bukan seperti standar mengasihi yang diajarkan Yesus, tetapi standar mengasihi dengan cara dunia. 


Untuk kita memiliki standar mengasihi seperti standar Yesus adalah :

- Kita mengenal Allah

1 Yohanes 4:8  Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. 


Bukankah ketika level pengenalan kita kepada Yesus itu membuktikan bahwa kita adalah warga kerajaan Sorga. Allah adalah kasih dan kita mengenal Allah, maka kita harus saling mengasihi. Ketika kita mengenal Allah, maka kita tahu cara mengasihi. 


Rumus yang Yesus pakai agar kita saling mengasihi ?

Matius 5:39  Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.


Ini standar yang Yesus ajarkan untuk kita saling mengasihi. Tetapi ketika standar dunia yang kita pakai, maka pastinya kita akan membalas apa yang orang lain buat pada kita. Tetapi Yesus mengajarkan level mengasihi yang luar biasa yaitu jangan membalas orang yang berbuat jahat pada kita. 


Identitas kita sebagai warga kerajaan Sorga akan jelas, ketika kita tidak membalas orang yang berbuat jahat pada kita. Jadi melalui perbuatan jahat orang lain pada kita, sebenarnya itu merupakan ujian bagaimana kualitas rohani kita ataupun kualitas mengasihi kita. 


Ada apa dalam mengasihi sesama ? 

- Identitas kita jelas sebagai murid Yesus

Yohanes 13:35  Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."


Jadi tetaplah dan terus mengasihi sesama, karena  itu merupakan standar yang diberikan Yesus. Mengasihi sesama harus pakai standar Tuhan, bukan standar dunia. Karena level mengasihi standar Tuhan adalah kasih tanpa syarat.


Pdm Claudia Kezia Waworuntu S.I.Kom (Ibadah Minggu Raya GPdI EMS, 150226)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih dan Tuhan Yesus Memberkati Saudara !

Post Bottom Ad

test banner