3 Hal Jerih Payah Kita Tidak Sia-sia Dalam Melayani Tuhan - Swara Ekklesia

Breaking News


Cari Blog Ini

Senin, 02 Februari 2026

3 Hal Jerih Payah Kita Tidak Sia-sia Dalam Melayani Tuhan


1 Korintus 15:58  Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

jerih payahmu tidak sia-sia, berbicara tentang hasil kerja kita. Tak ada hal besar yang akan kita dapatkan, jika kita tidak melakukan sesuatu. Nilai sebuah jerih payah adalah sesuatu hal yang kita lakukan diatas rata-rata.

Untuk pelayanan, jerih payah adalah melakukan sesuatu untuk Tuhan. Semua di bawah langit ini adalah sia-sia, tetapi dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payah kita tidak sia-sia.

Yohanes 21 : 15 - 19 (Gembalakanlah domba-domba Ku).
Yohanes 21:17  Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.

Mengasihi Yesus merupakan nilai yang sangat penting. Tanda kita mengasihi Tuhan ialah kita akan melayani Tuhan. Melayani Tuhan bukan karena kita bisa, tidak. Tapi kita melayani Tuhan, karena kita mengasihi Tuhan. Jadi dasar pelayanan kita adalah karena kita mengasihi Tuhan.

1 Korintus 15:58  Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

3 hal bagaimana kita akan melihat jerih payah kita tidak sia-sia :
1. Membangun omitmen yang kuat didalam Tuhan
(berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan)

Pelayanan kita harus tetap kuat didalam Tuhan. Karena iblis tidak senang ketika kita mau setia melayani Tuhan. Jika kita tidak ingin melihat jerih payah tidak sia-sia, maka tetap pegang komitmen untuk terus melayani Tuhan.

Pelayanan itu tidak gampang, tetapi tetaplah berdiri teguh di hadapan Tuhan. Jangan goyah hanya karena masalah, dan tetap giat dalam pekerjaan Tuhan. Ketika kita terus berkomitmen melayani Tuhan, maka kita akan menerima mahkota dari Tuhan.

2. Nilai kerendahan hati
Lukas 10:38-40
38 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya. 39 Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya, 40 sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."

Martha melayani Tuhan, tetapi ada persungutan didalam diri Martha. Padahal Yesus tidak menyalahkan pelayanan Martha, tetapi ketika pelayanannya disertai persungutan dan tanpa kerendahan hati, maka tidak ada berkat disana.

Berbeda dengan Maria, Yesus mengatakan, Lukas 10:42  tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."

Ketika kita benar-benar melayani Tuhan dengan kerendahan hati dan tidak menuntut sesuatu agar di hargai, maka disana Tuhan memberkati kita. Karena Tuhan tahu bagian berkat untuk kita, Tuhan tahu cara memberkati kita.

Banyak orang berpikir melayani Tuhan untuk mendapatkan berkat, padahal seharusnya kita melayani Tuhan karena kita mengasihi Tuhan.

3. Pelayanan harus melibatkan Tuhan
Lukas 10:39-40
39 Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya, 40 sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."

Martha melayani Tuhan, tetapi nilai berkat itu berbeda dengan Maria. Pelayanan itu sebenarnya semua sama, antara Maria dan Martha, tetapi perbedaannya Martha bersungut, sedangkan Maria duduk dekat kaki Tuhan.

Prioritas Maria adalah duduk dekat kaki Tuhan, prioritasnya mendengarkan Tuhan. Pelayanan kita akan berbeda ketika ada persekutuan dengan Tuhan. Jangan salah motivasi kita dalam melayani Tuhan, tetapi terus libatkan Tuhan dalam setiap pelayanan kita.

Akak berbeda rasanya ketika pelayanan kita menghadirkan Tuhan dan yang tidak menghadirkan Tuhan. Komitmen, kerendahan hati dan melibatkan Tuhan dalam setiap pelayanan kita, adalah cara kita melihat jerih payah kita tidak akan sia-sia.

Karena pelayanan itu bukan menunjukkan pembuktian tetapi, pelayanan adalah bukti kita merendahkan diri kepada Tuhan. Pelayanan akan berbeda ketika pelayanan itu menghadirkan Tuhan, karena pelayanan itu juga merupakan kesempatan yang Tuhan beri bagi kita.

Pdm Claudia Kezia Waworuntu S.I.Kom (Worship Night 280126)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih dan Tuhan Yesus Memberkati Saudara !

Post Bottom Ad

test banner