Setiap proses yang kita alami semua ada dalam rencana Tuhan. Penolakan yang terjadi didalam hidup kita, seringkali itu terjadi bukan dari orang luar. Tetapi bisa juga dari orang terdekat kita.
Apa arti sumur, tempat Yusuf dibuang :
1. Sumur bukan kutukan, tapi titik awal proses Tuhan
Yusuf dibuang kedalam sumur, tetapi ternyata dari dalam sumur inilah proses Tuhan dimulai.
2. Titik awal proses perjalanan menuju istana.
Apa yang harus kita mengerti tentang perjalanan Yusuf, dari dalam sumur menuju istana :
1. Tuhan tidak selalu memulai tujuan dari awal yang sempurna.
Kejadian 37:24 Dan mereka membawa dia dan melemparkan dia ke dalam sumur. Sumur itu kosong, tidak berair.
Apapun perjalanan hidup kita, ketahuilah bahwa kita berjalan dalam tujuan Tuhan. Ternyata dari dalam perjalanan hidup Yusuf, Tuhan memulai proses berkat itu dimulai dari hal yang menyakitkan atau tidak sempurna.
Tapi kalau Tuhan yang bawa kita dalam tujuan Nya, pastilah Tuhan bertanggungjawab atas hidup kita. Jangan mengira tujuan Tuhan itu baik-baik saja, namun ada juga proses yang melewati hal-hal yang tidak mengenakkan.
Walaupun menjalani hidup yang seringkali menyakitkan, tapi jangan pernah mengeluh ataupun berontak akan proses Tuhan. Karena rencana Tuhan itu sempurna atas kita, walaupun mungkin di awali dengan langkah yang tidak sempurna.
2. Menuju tujuan besar Tuhan, tidak terhindar dari tantangan
Kejadian 39:1-4, 1 Adapun Yusuf telah dibawa ke Mesir; dan Potifar, seorang Mesir, pegawai istana Firaun, kepala pengawal raja, membeli dia dari tangan orang Ismael yang telah membawa dia ke situ. 2 Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu. 3 Setelah dilihat oleh tuannya, bahwa Yusuf disertai TUHAN dan bahwa TUHAN membuat berhasil segala sesuatu yang dikerjakannya, 4 maka Yusuf mendapat kasih tuannya, dan ia boleh melayani dia; kepada Yusuf diberikannya kuasa atas rumahnya dan segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf.
Selama kita berjalan dalam tujuan-tujuan Tuhan, Tuhan akan selalu membela kita. Kadangkala kita ada dalam tantangan pergumulan, kita berkata Tuhan dimana pertolonganMu?.
Kejadian 39:23 Dan kepala penjara tidak mencampuri segala yang dipercayakannya kepada Yusuf, karena TUHAN menyertai dia dan apa yang dikerjakannya dibuat TUHAN berhasil.
Menuju tujuan Tuhan yang mulia itu, tidak berarti berjalan mulus-mulus saja, tetapi tetap ada tantangan. Tapi disana ternyata pembelaan Tuhan atas hidup kita. Didalam setiap keadaan kita yang tidak baik itu, disana kita akan melihat pembelaan Tuhan. Berjalan dalam tujuan Tuhan, tidak akan terhindar dari masalah, tetapi disana ada pembelaan Tuhan. Didalam badai hidup kita, disana ada penyertaan dan pembelaan Tuhan.
3. Proses bukan hanya tentang penyertaan Tuhan, tetapi menerima proses Tuhan
Kejadian 50:20 Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.
Yusuf mengerti bahwa perjalanannya dari dalam sumur sampai menuju istana dan menjadi pejabat di tanah Mesir, itu semua ada penyertaan Tuhan disana. Oleh sebab itu, apapun proses Tuhan yang terjadi dalam hidup kita, mari belajar dari kisah Yusuf, berserah dan terima semua proses Tuhan.
Apa yang membuat Yusuf mampu berjalan dari dalam sumur menuju istana ?
- Tuhan menyertai dan melimpahkan kasih setia Nya kepada Yusuf.
Kejadian 39:21 Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya, dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu.
Jadi mau dibenci orang terdekat kita ataupun ada dalam masalah pergumulan, jangan khawatir dan jangan takut karena Tuhan menyertai kita dan melimpahkan kasih setia-Nya bagi kita.
Kejadian 39:6 Segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf, dan dengan bantuan Yusuf ia tidak usah lagi mengatur apa-apa pun selain dari makanannya sendiri. Adapun Yusuf itu manis sikapnya dan elok parasnya.
Kejadian 39:9 bahkan di rumah ini ia tidak lebih besar kuasanya dari padaku, dan tiada yang tidak diserahkannya kepadaku selain dari pada engkau, sebab engkau isterinya. Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?"
Kalau mau kita berjalan dari sumur menuju istana, maka integritas kita dihadapan Tuhan harus manis. Tuhan melimpahkan kasih setia-Nya bagi kita itu ada alasannya. Tuhan tidak mengurangi kasih setia-Nya bagi kita, tetapi buat Tuhan temukan alasan yang baik dalam hidup kita.
Perjalanan dari sumur yang kosong itu, jika Tuhan yang membela dan menyertai, maka akan ada kelimpahan berkat dari Tuhan atas hidup kita. Melewati pergumulan, tetap sabar. Jangan ada pemberontakan, biarkan pembelaan dan penyertaan Tuhan yang ada dalam hidup kita.
Tetap berserah dalam rencangan Tuhan. Karena dibalik penderitaan atau pergumulan, ketika kita sabar menjalani, maka akan ada kemuliaan yang Tuhan anugerahkan kepada kita.
Ps Claudia Kezia Waworuntu (Ibadah Minggu Raya 140626)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima Kasih dan Tuhan Yesus Memberkati Saudara !