Dari atas kayu salib, kita mendapatkan kasih karunia Allah, melalui pengorbanan Yesus Kristus. Tubuh kita saat ini, ternyata disitu Roh Kudus harus berdiam.
Karena kepemilikan kita adalah milik Kristus, maka kita tahu bahwa Kristus akan bertanggungjawab bagi kita.
Kepada siapa Roh Kudus itu akan bekerja ?
1. Kepada mereka yang mengikatkan dirinya pada Tuhan
1 Korintus 6:17 Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.
Mengikatkan diri kepada Tuhan artinya terikat atau memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan. Terikat sama halnya dengan tidak ada celah.
Seorang pria dan wanita, saat menikah mereka akan terikat dalam hubungan suami istri. Sehingga memiliki visi yang sama dalam membentuk rumah tangga.
Sama halnya dengan Roh Kudus, saat kita terikat dengan Tuhan, maka kita akan menerima hal-hal yang luar biasa dari Tuhan. Apapun kondisi kita hari ini, usahakanlah kita terus terikat dengan Roh Kudus.
1 Korintus 6:18 Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.
Hidup kita selalu terarah kepada Tuhan. Hidup yang baru dengan Roh Kudus, menjadi bukti kita untuk naik pada level yang lebih tinggi. Perjumpaan yang dalam dengan Roh Kudus, berbicara tentang keintiman dengan Roh Kudus.
2. Kepada mereka yang taat kepada Tuhan
Kisah Para Rasul 5:32 Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia."
Bentuk ketaatan kita, akan menjadi bukti bahwa Roh Kudus bekerja dalam hidup kita. Bukti kita memiliki dan di pimpin oleh Roh Kudus adalah kita taat kepada Tuhan. Ketaatan adalah sikap penundukan diri kita kepada Tuhan.
Jangan mengandalkan kekuatan ataupun kemampuan kita, tetapi latihlah hidup kita agar memiliki sikap penundukan diri kepada Tuhan. Penundukan diri hari menjadi bagian hidup kita, agar kita menerima kuasa Roh Kudus. Ketaatan akan menjadi jalan kita mengalami kuasa Roh Kudus.
3. Kepada mereka yang memiliki hati yang baru
Yehezkiel 36:26-27, 26 Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. 27 Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.
Roh Kudus akan bekerja kepada mereka yang memiliki hati yang baru. Kalau hati kita keras, selama itu Roh Kudus tidak akan bekerja dalam hidup kita.
Hati adalah bagian hidup kita yang paling sensitif. Hati yang baru berarti hati yang tidak memiliki kebencian, atau perbuatan-perbuatan daging lainnya. Hati yang baru akan terus menggerakkan untuk kita tetap taat kepada Tuhan.
Oleh sebab itu jangan sampai hati kita yang belum baru, akan menghambat kuasa Roh Kudus.
Kenapa haru hati yang baru ?
Yehezkiel 36:27 Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.
Waktu Roh Kudus bekerja pada hati yang baru, kita akan tetap terus melangkah mengikuti ketetapan ketetapan Tuhan.
1 Korintus 2:12 Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita.
Ketika Roh Allah ada dalam hidup kita, maka tidak ada lagi roh dunia didalam hidup kita. Pada hati yang baru Roh Kudus akan bekerja. Sikap hati kita menentukan pekerjaan Roh Kudus atas kita.
Apapun kondisi hati kita, Roh Kudus akan bekerja bagi mereka yang menerima Roh Kudus itu. Roh Kudus tidak bisa dipaksakan. Koreksi hati kita, jika ingin Roh Kudus bekerja dalam hidup kita, maka milikilah hati yang baru.
Hati yang baru akan menjadi sarana untuk Roh Kudus diam dalam hidup kita dan bekerja dalam hidup kita. Jangan pernah kita membatasi, jika Roh Kudus bekerja atas hidup kita.
Ps Claudia Kezia Waworuntu (KKR Doa Hari Pentakosta 2 - 180526)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima Kasih dan Tuhan Yesus Memberkati Saudara !