Soal identitas yang ada dalam hidup kita, akan terlihat dari buah yang kita hasilkan. Buah yang tepat akan menghasilkan identitas yang tepat. Kalau identitas kita sebagai warga kerajaan Sorga, maka tunjukkanlah buah yang baik itu.
Bagaimana kita membangun identitas kita sebagai warga kerajaan Sorga ?
- Dari buah yang baik
Matius 7:17 Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.
Buah yang baik, akan memastikan bahwa kita adalah warga kerajaan Sorga. Baik dan buruknya hidup kita, akan terlihat dari buah yang kita hasilkan. Buah yang baik akan menjelaskan kepada orang lain, bahwa inilah identitas kita warga kerajaan Sorga.
Ada buah yang baik dan ada buah yang tidak baik. Namun untuk membangun identitas kita sebagai warga kerajaan Sorga, maka buah yang baik itulah yang harus lahir dalam hidup kita.
Seperti apa karakter dari mereka yang memiliki buah yang baik sebagai warga kerajaan Sorga :
1. Memiliki dan memahami kebenaran firman Tuhan
Matius 7:15 "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
Waspada ! Karena saat-saat ini banyak nabi-nabi palsu yang mengajarkan pemahaman yang tidak sesuai firman Tuhan. Oleh sebab itu sebagai warga kerajaan Sorga kita harus benar-benar memahami kebenaran firman Tuhan.
Waktu kita memahami atau mengerti firman Tuhan, maka kita akan mengerti apa rencana Tuhan atas kita.
Matius 7:22-23, 22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? 23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"
identitas kita hari ini sebagai warga kerajaan Sorga, maka pahami atau mengertilah kebenaran firman Tuhan. Karena ketika identitas kita jelas sebagai warga kerajaan Sorga, maka Tuhan tidak akan pernah meninggalkan dan membiarkan kita.
2. Melakukan kehendak Bapa
Matius 7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
Kalau kita hanya mendengar firman tapi tidak melakukan firman itu, maka tidak akan mungkin kita masuk dalam kerajaan Sorga. Dan identitas kita sebagai warga kerajaan Sorga, itu hanya formalitas semata. Karena kita tidak melakukan firman Tuhan itu.
Bagaimana kita memahami dan melakukan firman Tuhan ?
- Buang segala yang kotor
Yakobus 1:19-22, 19 Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah; 20 sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah. 21 Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu. 22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.
Untuk kita dapat memahami dan melakukan firman, maka buanglah segala yang kotor dalam hidup kita. Buang segala kejahatan yang ada dalam hidup kita. Waktu kita menerima firman Tuhan dengan lembut, simpan didalam hati kita, dan kita lakukan firman Tuhan itu.
Kejahatan kita akan menghalangi identitas kita sebagai warga kerajaan Sorga. Prioritaskan hidup kita untuk menghasilkan buah yang baik. Dan tidak hanya menjadi pendengar firman, tapi menjadi pelaku firman. Kebenaran firman Tuhan, harus terus-menerus kita lakukan.
Warga kerajaan Sorga harus dibentuk atau dihasilkan dari buah yang baik. Pacu terus hidup kita untuk terus melakukan kebenaran firman Tuhan. Jangan tinggalkan identitas kita, dimanapun kita berada. Tapi tunjukkanlah buah yang baik kepada sesama kita, agar mereka bisa melihat bahwa benar kita adalah warga kerajaan Sorga.
Ps Claudia Kezia Waworuntu (Ibadah Minggu Raya 030526).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima Kasih dan Tuhan Yesus Memberkati Saudara !