Jadikan Rumah Tuhan Keinginan Kita, Bukan Hanya Kebutuhan !! - Swara Ekklesia

Breaking News


Cari Blog Ini

Minggu, 15 Maret 2026

Jadikan Rumah Tuhan Keinginan Kita, Bukan Hanya Kebutuhan !!


Mazmur 27:14  Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN! 


Menanti atau menunggu sesuatu itu merupakan hal yang membutuhkan pengorbanan. Karena menunggu atau menantikan itu tidak pasti waktunya. Bisa saja penantian itu cepat ataupun lama. 


2 hal menantikan Tuhan :

1. Bagian terpenting 

Mazmur 27:3  Sekalipun tentara berkemah mengepung aku, tidak takut hatiku; sekalipun timbul peperangan melawan aku, dalam hal itu pun aku tetap percaya.


Ternyata menantikan Tuhan adalah hal yang sangat penting dalam setiap hidup kita. Jangan jadikan Tuhan salah satu, tapi jadikan Tuhan satu-satunya sumber pengharapan kita. Buatlah Tuhan menjadi prioritas kita. 


Filipi 4:6  Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.


2. Kita nantikan Tuhan, bukan mujisat Nya. 

Ketika kita hanya menantikan mujisat Tuhan, maka ketika mujisat itu tidak ada maka banyak dari kita akan kecewa. Tetapi ketika kita menantikan Tuhan, maka kita akan tetap berserah dalam kehendak Tuhan dan waktu Tuhan. 


Nantikan Tuhan berbicara tentang kita menantikan waktu Tuhan. Jangan kita tuntut Tuhan dengan segala kebutuhan kita, namun ketika kita berserah pada Tuhan, maka kita percaya pada waktu Tuhan. 


Bukankah ketika kita ada saat ini, maka perlu kita ingat masih ada tujuan Tuhan atas kita yaitu menantikan Tuhan. 


Apa yang kita perlukan dalam menantikan Tuhan ? 

1. Percaya kepada Tuhan

Mazmur 27:13  Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup! 


Dalam cerita Abraham dan Sarah, 25 tahun mereka menantikan janji Tuhan. Namun Abraham hanya berkata "sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, tetapi Abraham tetap berharap dan mengimani janji Tuhan itu pasti. Abraham menantikan janji Tuhan dengan berserah pada waktu Tuhan". 


Ayub bertahan dalam penantian akan mujisat Tuhan, karena Ayub meletakkan dasar imannya hanya pada Tuhan. Sekalipun istrinya tidak sabar menantikan kesembuhan Ayub, sehingga berkata kutuk Tuhan dan kami mati. Tetapi Ayub tetap percaya dan berharap pada Tuhan.


Wanita pendarahan 12 tahun, disembuhkan Yesus. Sekian lamanya dia menantikan kesembuhan dan dia mendapatkan kesembuhan sesuai dengan waktu Tuhan. Asal kita percaya kepada Tuhan, kita tetap kuat didalam Tuhan. 


Walaupun di tengah-tengah pergumulan kita saat ini, kita haruslah tetap percaya kepada Tuhan. Karena hanya Tuhan sumber jawaban dalam setiap pengharapan kita.


2. Hati yang kuat

Mazmur 27:14  Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN! 


Dalam kita menantikan sesuatu, kita harus menguatkan dan meneguhkan hati kita. Kalau hati kita tidak kuat dan tidak teguh, kita akan mudah meninggalkan Tuhan, ketika pencobaan itu datang dalam hidup kita. 


Waktu kita setia mengiring Tuhan, mungkin ada orang yang sepertinya menghambat perjalanan iman kita, tetapi ketika hati kita tetap kuat dan tetap teguh, kita tidak akan terpengaruh dengan keadaan sulit yang ada. 


Jadi kuatkan dan teguhkan hati kita. Hati yang kuat dan teguh, akan tergambar ketika kita menantikan Tuhan. Hati yang kuat, maka kita akan tetap terus mampu berdoa kepada Tuhan, akan terus mampu melakukan kehendak Tuhan. 


Siapa yang akan tetap percaya dan kuat kepada Tuhan ? 

- Mereka yang keinginannya adalah diam rumah Tuhan.

Mazmur 27:4  Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya. 


Orang-orang yang akan tetap percaya dan kuat kepada Tuhan adalah mereka yang memiliki keinginan untuk selalu diam di rumah Tuhan. Orang-orang yang diam di rumah Tuhan akan tetap percaya dan kuat, dalam menjalani hidup kita. 


Pergunakanlah setiap waktu yang ada dengan diam di rumah Tuhan. Karena hanya didalam rumah Tuhan ada perlindungan, ada keselamatan, ada mujisat dan berkat-berkat Tuhan yang luar biasa lainnya. 


Buat rumah Tuhan sebagai keinginan kita, bukan hanya karena kebutuhan kita. Taruh standar yang tinggi bahwa rumah Tuhan adalah keinginan kita bukan hanya kebutuhan. Kita butuh pertolongan kita datang ke rumah Tuhan, tapi saat kita aman-aman saja, kita lupakan rumah Tuhan. 


Didalam rumah Tuhan, kita menikmati keindahan kemurahan Tuhan yang diberikan pada kita. Ketika kita memiliki waktu yang terbaik untuk diam di rumah Tuhan, rauh kesempatan itu. Taruh hasrat yang besar untuk selalu ada didalam rumah Tuhan. 

Ps Claudia Kezia Waworuntu (Ibadah Minggu Raya GPdI EMS 150326)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih dan Tuhan Yesus Memberkati Saudara !

Post Bottom Ad

test banner