Swara Ekklesia:
Gereja Pantekosta di Indonesia Ekklesia
Ministry Sorong (GPdI EMS), melaksanakan ibadah perayaan natal jemaat pada
selasa (1/12, 18.40wit). Bertempat di gedung gereja setempat dengan tema “I Declare”. Dari rangkaian ibadah yang
diatur mulai dari awal sampai akhir, hanya satu kata yang dapat diucapkan “luarbiasa”. Ungkapan ini bukan hanya sekedar
tulisan redaksi, akan tetapi nyata dari beberapa komentar yang disampaikan
tamu/undangan yag hadir. “luarbiasa ibadah barusan. Pujian dan penyembahan
sangat luarbiasa. Penampilan pengisi acara juga sangat luarbiasa. Bahkan yang
sangat luarbiasa adalah penyampaian Firman Tuhan dan di sertai kesaksian hidup.
Ibadah ini, sangat sangat sangat memberkati saya dan dan keluarga,” ungkap
salah seorang jemaat undangan.
“penataan ibadah yang di kemas semi konser
bahkan seperti KKR, ini yang membuat suasana hadirat Tuhan sungguh terasa,”
ujar salah seorang hamba Tuhan. Ibadah perayaan natal GPdI EMS yang di kemas
apik dan di persiapkan jauh hari sebelumnya, boleh terlaksana berkat
pertolongan Tuhan. “puji Tuhan! Tuhan sudah menolong ibadah malam ini, sehingga
terjadi karena campur tangan Tuhan dan kami kembalikan ucapan syukur
kepada-Nya,” kata Gembala GPdI EMS (Pdt Calvin Waworuntu, Sth). Atraksi gerak
tarian dan lagu oleh anak-anak sekolah minggu, tarian rebana dan dance, paduan
suara dari Kerukunan Keluarga Kawanua (K3S) Kota Sorong serta pujian jemaat
menjadi pengisi acara ibadah tersebut. Pemasangan lilin natal dan sambutan
majelis daerah GPdI Provinsi Papua Barat menjadi salah satu moment penting
dalam ibadah malam itu.
Namun yang terpenting dan menjadi fokus
perhatian adalah pemberitaan Firman Tuhan. Dimana pembawa Firman Tuhan Ev.
Chaerul Anwar adalah seorang penginjil yang berasal dari Malang. Firman yang di
selingi kesaksian hidup, dimana seorang Chaerul Anwar dulunya adalah muslim,
Bandar narkoba dan banyak kejahatan lainnya. “saya seorang yang jahat dan
bejat”, katanya. Ia menceritakan perjalanan hidupnya sampai mengenal Yesus
secara pribadi dan bertobat kemudian melayani Tuhan. Di akhir Firman Tuhan dan
kesaksiannya, Ia memutarkan video “detik-detik terakhir eksekusi mati” dari
terpidana kasus narkoba (Andrew Chan,Cs). Melalui wawancara live dengan Tv One
saat itu Chaerul Anwar yang memakai kaos hitam bertuliskan “saya pilih Yesus karena yakin
pasti masuk Surga”, dengan berani berkata “karena bagiku hidup adalah Kristus
dan mati adalah keuntungan”. *Red,SE

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima Kasih dan Tuhan Yesus Memberkati Saudara !